Berita Inovatif: health benefits
Tampilkan postingan dengan label health benefits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label health benefits. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Januari 2025

Mitos Atau Fakta? Ahli Kesehatan Ungkap Keajaiban Alpukat Untuk Menurunkan Kolesterol

02.30 0
Mitos Atau Fakta? Ahli Kesehatan Ungkap Keajaiban Alpukat Untuk Menurunkan Kolesterol

Tingkat kolesterol dalam tubuh sebenarnya perlu terus dikontrol dan dipantau.

Sebab itu, kelebihan kolesterol dapat menyebabkan timbulnya gangguan kesehatan berat.

Menurut laporan dari TribunKaltara.co, kolesterol merupakan zat lemak yang dihasilkan oleh beberapa sel dalam tubuh kita.

Sesungguhnya, tubuh memerlukan kolesterol agar dapat menjaga keadaan yang baik.

Tetapi, apabila tingkat kolesterol berada pada level yang sangat tinggi, hal ini bisa menaikkan peluang terkena penyakit jantung, serangan strok, dan bahkan gangguan dalam aliran darah.

Itu terjadi karena kolesterol "buruk" yang dikenal sebagai Low-density Lipoprotein (LDL).

LDL membawa kolesterol ke berbagai area dalam tubuh, bertujuan untuk disimpan atau digunakan dalam perbaikan membran sel.

Namun, LDL bisa mengarah pada penumpukan tebal (plak) yang bakal menyebabkan penyumbatan arteri.

Ini adalah faktor-faktornya yang mengakibatkan penyakit jantung koroner.

Ada beberapa metode yang dapat diaplikasikan untuk mengurangi tingkat kolesterol dalam tubuh, termasuk dengan memakan buah alpukat.

Apakah memang alpukat dapat mengurangi tingkat kolesterol?

Menurut laporan dari Kompas.com, Naufal Muharam Nurdin yang merupakan dosen di Departemen Gizi Masyarakat pada Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB), mengatakan bahwa terdapat dua jenis kolesterol.

Kolestrol baik yang disebut HDL serta kolestrol buruk yang dikenal sebagai LDL.

Menurut dia, pola makan serta tipe lemak yang sering dikonsumsi juga berpengaruh pada rasio antara kedua jenis kolesterol di dalam tubuh individu tersebut.

"Bila kadar LDL naik sementara HDL menurun, hal tersebut dianggap buruk. Sebaliknya, apabila HDL mengalami peningkatan dengan berkurunya LDL, ini merupakan kondisi yang baik," jelas Naufal seperti dilansir dari kanal YouTube IPB TV pada Senin (7/3/2022).

Menurut dia, jenis makanan yang dapat memengaruhi peningkatan atau pengurangan kadar kolesterol berasal dari produk makanan yang memiliki lemak jenuh serta tidak jenuh.

Naufal menyebut bahwa alpukat memiliki lemak tak jenuh yang membuatnya bermanfaat bagi orang dengan kondisi kolesterol.

"Bila kita memakan banyak lemak jenuh, level LDL dalam tubuh bakal naik. Namun dengan konsumsi alpukat yang kaya akan lemak tak jenuh atau lemak sehat tersebut bisa menaikkan kadar HDL," papar Naufal.

Namun demikian, agar memperoleh manfaat optimal, orang dengan kadar kolesterol tinggi harus mengonsumsi alpukat berkualitas premium dalam jumlah yang sesuai.

Itu disebabkan oleh fakta bahwa alpukat adalah sumber karbohidrat atau energi dan juga kaya akan lemak.

Porsi yang ideal untuk memakan alpukat sebenarnya bergantung pada kebutuhan lemak harian setiap orang.

Dia berharap orang-orang dapat menukar lemak yang berasal dari makanan seperti gorengan, produk hewani, atau makanan dengan kadar lemak tinggi dengan lemak yang ditemukan dalam alpukat.

Akar lemaknya digantikan oleh lemak dari buah alpukat sehingga terjadilah substitusi.

"Disebutkan sebagai hal yang berlebihan apabila mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak tinggi serta jumlah alpukatnya pun besar, pada akhirnya konsumsi lemak kita akan menjadi sangat banyak," tambah Naufal.

Naufal mengambil contoh, jika kebutuhan kalorinya adalah 2.150 kalori, maka kebutuhannya akan sekitar 60 gram lemak.

Dari setiap 100 gram alpukat, terdapat kira-kira 6,5 gram lemak.

Sebagai contoh, jika Anda tidak memaksa diri untuk mengkonsumsi lemak sedikitpun dan mendapatkan semua asupan lemak hanya dari alpukat saja, maka makan sebanyak 1 kg pun tak menjadi masalah.

Namun, apabila mengonsumsi sumber lemak yang lain, memakan alpukat sebanyak 200 gram hingga 300 gram dapat dianggap berlebihan. Hal ini tergantung pada cara seseorang dalam mengonsumsi sumber-sumber lemak tersebut, jelas Naufal.

Naufal menyatakan bahwa hal terpenting adalah substitusi lemak sebab tubuh masih memerlukan lemak dan tidak harus dihindari.

Namun, masyarakat harus memilih lemak yang berkualitas, di antaranya dapat diperoleh dari alpukat.

(*)

Sabtu, 02 November 2024

Khasiat Menakjubkan Makan Tomat di Pagi Hari bagi Kesehatan Tubuh

18.30 0
Khasiat Menakjubkan Makan Tomat di Pagi Hari bagi Kesehatan Tubuh

– Memakan tomat pada waktu subuh dapat menjadi metode mudah untuk memperbaiki kondisi fisik.

Karena itu, tomat mengandung banyak zat gizi esensial seperti vitamin C, vitamin A, kalium, serta antosianin yang amat baik bagi kesehatan tubuh.

Memakan tomat ketika perut dalam keadaan kosong pada waktu subuh bisa menghadirkan banyak keuntungan, mulai dari memperbaiki kondisi jantung sampai merawat kesegaran kulit.

Berikut ini penjelasan selengkapnya.

Keuntungan mengonsumsi tomat pada waktu sarapan bagi kesejahteraan tubuh

Berdasarkan informasi dari sejumlah referensi, berikut adalah beberapa keuntungan utama mengonsumsi tomat pada saat sarapan:

1. Memperkuat daya tahan tubuh

Tomat kaya akan vitamin C yang bisa mendukung peningkatan daya tahan tubuh. Vitamin C ini sangat vital untuk memberi perlindungan pada tubuh terhadap serangan infeksi serta peradangan.

Mengonsumsi tomat dengan teratur dapat mendukung tubuh dalam menangkal radikal bebas yang mampu menghancurkan sel-sel tubuh.

2. Menjaga kesehatan jantung

Tomat kaya dengan likopen, suatu zat antosianin yang bisa mendukung penurunan tingkat kolesterol buruk (LDL) serta memperbaiki level kolesterol baik (HDL).

Ini sangat berguna untuk menghindari ancaman penyakit jantung serta memelihara kondisi vena dan arteri yang sehat.

Memakan tomat pada waktu sarapan bisa mendukung keseimbangan tekanan darah dan menurunkan peluang terkena hipertensi.

3. Mendukung penurunan berat badan

Untuk kamu yang tengah mengikuti program penurunan berat badan, konsumsi tomat pada waktu sarapan dapat menjadi keputusan yang baik.

Tomat mengandung jumlah kalori yang rendah serta tinggi serat sehingga dapat membuat perut merasa kenyang lebih lama.

Oleh karena itu, Anda dapat menekan dorongan untuk makan cemilan berkalori dan berkandungan gula tinggi.

4. Menyegarkan serta menguntungkan kesehatan kulit

Komponen antioxidan pada tomat semacam vitamin C serta likopen amat menguntungkan bagi kebugaran kulit.

Vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen, yang memberikan keelastisan pada kulit dan tampilannya lebih muda.

Pada saat yang sama, likopen bertugas melindungi kulit terhadap dampak negatif akibat eksposur sinar UV. Memasukkan tomat ke dalam asupan sarapan Anda bisa mendukung kesehatan serta penampilan kulit agar tampak lebih sehat dan bersinar.

5. Menjaga kesehatan pencernaan

Kandungan serat pada tomat sangat bagus untuk sistem pencernaan. Serat ini berperan penting dalam mencegah konstipasi dan memastikan bahwa proses pencernaan berjalan dengan mulus.

Dengan makan tomat pada saat sarapan, Anda bisa membuka hari dengan sistem pencernaan yang lebih baik, memberikan manfaat positif bagi kesehatan saluran cerna secara umum.

Bagaimana Mengkonsumsi Tomat Pada Saat Sarapan

Anda dapat memakan tomat secara bermacam-macam, seperti membuat jus tomat murni tanpa gula, mencampakkannya di dalam salad, atau sekadar menyantap tomat segar.

Tomat pun dapat dikombinasikan dengan jenis sayuran lainnya guna menambah kandungan nutrisinya.

Memakan tomat pada waktu sarapan memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan yang bisa memperkuat imunitas, melindungi jantung, merawat kulit, dan meningkatkan fungsi pencernaan, selain itu juga mendukung upaya penurunan berat badan.

Menggunakan tomat sebagai elemen dalam sarapan sehat Anda dapat menjadi dasar yang kuat bagi pemeliharaan kesejahteraan tubuh secara menyeluruh. (*)

Jumat, 12 Juli 2024

11 Buah yang Harus Dihindari untuk Campuran Jus demi Kesehatan Anda

07.50 0
11 Buah yang Harus Dihindari untuk Campuran Jus demi Kesehatan Anda

Menyatukan berbagai macam buah menjadi satu jus mungkin akan menghasilkan rasa yang lebih lezat serta meningkatkan khasiat gizinya. Akan tetapi, terdapat beberapa jenis buah yang sebaiknya tidak diaduk dalam satu campuran jus karena dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Menyatukan beberapa jenis buah bisa menyebabkan permasalahan terkait kompatibilitas, yang mengganggu proses pencernaan serta kondisi kesehatan umum seseorang. Karena itu, sangatlah vital untuk diingat bahwa ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dimakan bersamaan dengan makanan lain.

Sebagai contoh, kamu bisa membuat jusapel tanpa hambatan, tetapi jangan mencampurkan biji apel kedalamnya. Biji apel memiliki kandungan amygdalin yang merupakan jenis glikosida sianogenik.

Glikosida sianogenik memiliki kandungan senyawa sianida bersama dengan gula. Ketika Bunda memecah gula tersebut dalam proses pencernaan, akan ada sebagian kecil sianida yang terlepas.

Biji buah plum dan buah persik juga mengandung glikosida sianogenik kemungkinan besar tidak dapat dibuat jus. Biji apel memiliki kadar yang lebih rendah dibandingkan buah plum dan persik, namun tetap dapat menyebabkan sakit perut atau keracunan makanan pada orang dewasa.

10 Air Rebusan Daun untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami, Bahannya Mudah Didapat Bun!

Apabila seorang anak kecil memakan biji apel, dia mungkin akan terkena racun. Berdasarkan informasi tersebut, MedicineNet dan Times of India, Berikut adalah list buah-buahan yang sebaiknya tidak dikombinasikan dalam satu jus.

Daftar Buah-buahan Yang Tak Boleh DiCampurkan Saat Membuat Smoothie

1. Jeruk dan wortel

Menyatukan wortel dengan jeruk dapat membahayakan kesehatan. Kombinasi jus tersebut terkenal memicu masalah perut seperti kram sampai potensi cedera ginjal. Gabungan antara jeruk dan wortel mencegah tubuh menyerap nutrisi penting di dalam wortel. Selain itu, vitamin C yang ada di jeruk juga ikut mengacaukan proses penyerapan zat besi oleh wortel.

2. Pepaya dan lemon

Papaya serta jeruk nipis bila digabungkan bisa memicu terjadinya anemia dan gangguan pada kadar hemoglobin. Hal tersebut tentunya sungguh membahayakan apabila sampai dikonsumsi oleh si kecil.

3. Melon serta jenis buah apapun

Jangan campurkan melon dengan buah apapun ketika membuat jus. Hanya gunakan melon saja bila ingin dibuat menjadi jus.

"Melon hanya bisa dinikmati bersamaan dengan melon saja karena buah itu cenderung lebih mudah dicerna oleh tubuh dibandingkan buah-buahan lainnya. Karena mengandung banyak air, mungkin akan sulit untuk mencernanya jika di campur dengan jenis buah yang berbeda," jelas Dr Swathi Reddy, seorang ahli fizioterapi dan penasihat gizi tersertifikasi, seperti dilaporkan. Health Shots .

4. Apel dan pisang

Menggabungkan apel dan pisang dalam sebuah jus akan menciptakan minuman yang memiliki rasa pahit sekaligus dapat menyebabkan peningkatan glukosa darah secara signifikan. Pektin pada buah apel berinteraksi dengan enzim dari pisang, hal ini mampu menghambat proses pencernaan dan juga bisa menyebabkan perut terasa buncit.

5. Jeruk dan susu

Kombinasi antara jeruk khasistik dengan susu sebenarnya dapat mencegah penyerapan kalsium serta zat besi dari susu tersebut. Asam citric atau asam sitrat yang terdapat di dalam jeruk akan bereaksi dengan protein pada susu, menciptakan endapan yang sulit untuk tubuh kita cerna.

Itu pastinya cukup merusak sistem pencernaan dan menyebabkan beragam masalah kesehatan. Asam pada buah jeruk pun bakal memecah enzim yang bekerja untuk mencerna karbohidrat di dalam susu tersebut.

Jika Bunda memilih untuk membuat jus jeruk ditambah susu maka akan meningkatkan risiko gangguan pencernaan.

6. Semangka dan melon

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, hindari mencampurkan buah apapun bersamaan dengan melon, seperti semangka. Gabungan tersebut dapat menyebabkan dampak diuretik yang signifikan dan berisiko merusak ginjal.

Semangka mengandung banyak air serta memiliki kadar elektrolit yang rendah, sementara melon penuh dengan kalium. Menggabungkannya bisa memicu dehidrasi dan tidak seimbangnya tingkat elektrolit dalam tubuh.

7. Pisang dan nanas

Menggabungkan pisang dan nanas dapat menimbulkan rasa yang pahit bersamaan dengan gejala kembung. Enzim bromelain dalam nanas akan bertindak pada pektin pisang, meningkatkan risiko produksi gas dan sensasi tak nyaman di perut.

8. Pisang dan semangka

Menggabungkan kedua jenis buah ini dapat meningkatkan kadar gulanya dan berisiko bagi sistem pencernaan. Pisang mengandalkan seratnya yang mudah diubah menjadi glukosa dalam tubuh.

Meskipun semangka mengandung banyak air dan berserat rendah, kombinasi tersebut bisa memicu peningkatan gula darah serta diare.

9. Buah dan sayuran

Ibu tidak diperbolehkan menyatukan buah dengan sayuran. Campuran jus buah dan sayuran dapat mengganggu proses pencernaan serta penyerapan nutrisi secara optimal.

Buah-buahan diketahui mempunyai laju cerna yang lebih cepat, bahkan beberapa pakar nutrisi menyebutkan kalau buah telah mulai tercerna sebelum sampai di lambung. Tambahan pula, buah biasanya mengandalkan glukosa dalam jumlah tinggi yang bisa menunda penyerapan makanan lain seperti sayur-sayuran.

10. Jeruk Pete dan Pisang

Lebih baik tidak menggabungkan jambu biji dengan pisang. Sejumlah studi menunjukkan bahwa kombinasi kedua buah tersebut bisa memperbesar risiko ibu hamil merasakan mual, asidosis, serta sakit kepala.

11. Buah yang memiliki rasa asam dan manis

Upayakan jangan campurkan buah dengan sifat asam, misalnya grapefruit dan stroberi, ataupun makanan sub-asam seperti apel, delima, dan peach. Ini dapat memicu gangguan pada sistem pencernaan Anda.

Bicarakan dengan profesional nutrisi tentang campuran jus yang cocok dengan status kesehatan Anda. Kurangi asupan jus dan tambahkan makanan buah segar agar dapat memperoleh serat secara maksimal.

Menjulangkan beberapa jenis buah saat membuat jus bisa membawa dampak negatif pada kesejahteraan Anda. Harap periksa larangan sebelumnya lalu bicarakan dengan profesional nutrisi agar memperoleh petunjuk optimal tentang bagaimana minum jus buah yang baik serta bermanfaat.

Pilihan Redaksi
  • 9 Metode Mengurangi Kolestrol dengan Cepat dan Sehat Secara Alamiah
  • Apakah Zat Karsinogen pada Es Krim Kerucut dan Bakso Bisa Memicu Kanker?
  • 7 Tanda stroke ringan pada wanita yang perlu diwaspadai

Untuk Ibu yang ingin berbagi pengalaman tentang menjadi orangtua sekaligus mendapatkan banyak hadiah, mari bergabung dengan komunitas 212newsSquad. Daftarkan diri Anda dengan mengklik link ini. SINI . Gratis!

Jumat, 26 April 2024

Efek Mengagumkan Makan Belut yang Tidak Banyak Orang Sadari – Ruginya Melewatkan Hal Ini

02.12 0
Efek Mengagumkan Makan Belut yang Tidak Banyak Orang Sadari – Ruginya Melewatkan Hal Ini

212news Ikan belut adalah spesies yang cukup umum terdapat di wilayah Indonesia.

Satwa ini umumnya kerap ditemui di ladang padi.

Ikan belut juga sering dibudidayakan guna memenuhi kebutuhan konsumsi.

Sama seperti kebanyakan makanan, belut juga memberikan manfaat bagi kesehatan.

Tetapi sejauh ini belut hanya dianggap bermanfaat untuk meningkatkan vitalitas pria.

Sebenarnya, belut menyediakan berbagai macam manfaat bagi kesehatan yang pastinya menguntungkan untuk tubuh.

Sungguh disayangkan kalau Anda mengabaikannya.

Apa sajakah keuntungan dari memakan belut tersebut?

Menurut informasi yang diambil dari situs web Badan Ketahanan Pangan dan Perikanan, berikut adalah beberapa keuntungan bagi kesehatan dengan mengonsumsi belut.

Manfaat Kesehatan Konsumsi Belut

1. Kandungan protein tinggi

Seperti halnya daging pada umumnya, belut memiliki kadar protein yang tinggi.

Saat Anda makan sepiring eel, Anda telah mencukupi kebutuhan protein harian yang setara dengan 20 gram.

Memperhatikan hal tersebut, anak-anak, remaja, serta wanita hamil sangat disarankan untuk mengonsumsi belut sebab kadar proteinnya yang tinggi dapat membantu pertumbuhan dan pengembangan badan, termasuk bayi dalam kandungan.

Adanya protein pun dapat mendukung kesehatan otot serta syaraf dalam tubuh.

2. Menghadirkan kalori untuk menjadi sumber energi bagi tubuh

Belut pun mengandung kalori yang dapat dipakai sebagai sumber energi bagi tubuh dalam menjalankan bermacam kegiatan.

Kehadiran kalori tersebut pasti akan membantu kesehatan tubuh secara optimal.

Meskipun demikian, kadar kalori yang tinggi pada ikan belut ini mengharuskan Anda untuk berhati-hati ketika menyantapnya bersama nasi atau sumber karbohidrat lain agar terhindar dari peningkatan berat badan atau risiko kesehatan tambahan.

3. Menghadirkan kandungan zat besi dengan kadar yang cukup tinggi

Salah satu komponen yang dapat ditemui pada daging belut adalah zat besi.

Di luar kemampuannya untuk menghindari anemia, zat ini juga berperan penting dalam memastikan jumlah sel darah merah yang cukup di dalam aliran darah.

Berikut ini adalah penjelasannya: Jika tubuh mengalami defisiensi sel darah merah, maka distribusi oksigen serta nutrisi ke beragam jaringan, organ, sistem, dan komponen dalam tubuh bisa terhambat.

Ini akan mempengaruhi kondisi fisik yang belum prima dan daya tahan tubuh yang menurun, sehingga Anda menjadi lebih cenderung terkena penyakit.

4. Fosfor

Dalam daging belut terdapat kadar fosfor yang cukup tinggi.

Komponen ini dapat menguatkan tulang serta gigi.

Tetap mengonsumsinya secara teratur dapat mencegah timbulnya masalah osteoporosis.

Mempertimbangkan hal tersebut, disarankan bagi orang tua untuk secara teratur mengonsumsi ikan lele.

5. Dapat menawarkan beragam jenis vitamin

Ternyata daging belut memiliki kadar vitamin A yang tinggi dan bermanfaat untuk kesehatan penglihatan.

Komposisi vitamin B pada daging tersebut dapat membantu menjaga kesejahteraan otak serta memproduksi beberapa jenis enzim.

Melakukan konsumsi rutinnya pun akan berdampak positif pada kesejahteraan saraf. Hanya begitu, para profesional kesehatan merekomendasikan kepada kita agar memasak daging belut secara benar.

Sebagai contoh, jangan asal menggorengnya, memprosesnya dengan terigu, atau membakar sampai hangus karena tindakan seperti itu malah dapat meredupkan sifat kesehatannya.